2nd CCCMS 2015: Reflection on Indonesian Contemporary Journalism

2nd CCCMS 2015: Reflection on Indonesian Contemporary Journalism

2nd CCCMS 2015: Reflection on Indonesian Contemporary Journalism

Tema dan Sasaran

2nd Conference on Communication, Culture and Media Studies (2nd CCCMS) mengangkat tema besar: Reflection on Indonesian Contemporary Journalism. Kami mengundang berbagai hasil riset, kajian teoritik, dan pembelajaran praktis untuk mendiskusikan situasi “Jurnalisme Kontemporer di Indonesia”. Hal-hal yang diulas dapat mencakup sejumlah topik di bawah ini tetapi tidak terbatas pada:

  1. Dilema liberalisme bagi regulasi dan praktik jurnalistik di Indonesia.
  2. Jurnalisme dalam ekologi media baru.
  3. Transformasi perilaku publik dalam konsumsi media.
  4. Tata kelola news room dalam jurnalisme kontemporer.
  5. Reorientasi pendidikan jurnalisme di Indonesia.
  6. Jurnalisme dalam konteks dan isu spesifik, misalnya bencana, lingkungan, anti korupsi, dan lainnya.
  7. Organisasi jurnalis paska Orde Baru.
  8. Jurnalisme warga.
  9. Topik lainnya terkait jurnalisme kontemporer.

Sasaran konferensi adalah: akademisi komunikasi, peneliti, jurnalis, pengamat media dan jurnalisme, mahasiswa, aktivis media, dan lainnya.

Tanggal Penting

24 Juli 2015             : Tenggat penerimaan artikel lengkap

1 Agustus 2015        : Pengumuman penerimaan artikel

12 Agustus 2015      : Pelaksanaan konferensi

31 Agustus 2015      : Tenggat revisi artikel paska konferensi

Oktober 2015          : Penerbitan jurnal

Desember 2015      : Penerbitan buku

Keynote Speaker

Thomas Hanitzsch adalah Chair and Professor di Departemen Kajian Komunikasi dan Riset Media, LMU Munich, Jerman. Dia memfokuskan kajian akademiknya pada jurnalisme dan kajian media komparatif.

Pada awal 1990an, Thomas pernah menjadi jurnalis. Dia juga pernah mempelajari Jurnalisme, Arabic Studies/Oriental Philology dan Indonesian Studies di Universitas Leipzig, Jerman dan Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Thomas meraih Ph.D. pada 2004 dari Ilmenau University of Technology, Jerman, dimana dia memegang beberapa posisi sejak 2002 hingga 2006. Sebelum pindah ke LMU Munich, dia sempat bekerja di University of Zurich, Switzerland (2006-2009).

Sejak 2012, Thomas menjadi Editor-in-Chief Jurnal Communication Theory, sebuah jurnal akademik yang sangat bereputasi, diterbitkan oleh International Communication Association (ICA), bekerjasama dengan Wiley. Thomas juga telah mendirikan sekaligus menjadi Chair Divisi Kajian Jurnalisme dari International Communication Association. Dia juga menjadi Chair dari Divisi Kajian Jurnalisme dari European Communication Research and Education Association.

Thomas telah mengedit dan mempublikasikan enam buku, termasuk diantaranya Handbook of Journalism Studies (Routledge, 2009) dan Handbook of Comparative Communication Research (Routledge, 2012). Selain itu, tulisan-tulisannya telah banyak dipublikasikan di berbagai jurnal akademik internasional yang sangat diakui, misalnya Communication Research, Communication Theory, European Journal of Communication, International Communication Gazette, International Journal of Press/Politics, Journal of Communication, Journalism & Mass Communication Quarterly, Mass Communication & Society, dan Media, Culture & Society.

Publikasi

Artikel yang dipresentasikan dalam konferensi akan dipublikasikan dalam (opsional):

  1. Jurnal Komunikasi, Edisi Oktober 2015 (ISSN 1907-848X).
  2. Buku tentang Jurnalisme Kontemporer, akan terbit di akhir 2015 atas kerjasama Penerbit Komunikasi UII dengan sebuah penerbit nasional berbasis di Jakarta.

Comments are closed.